|
[Nusantara] Solar Mahal Nelayan Melaut Gunakan Mitan
Indramayu, Pelita
Menggunakan minyak tanah (Mitan) sebagai pengganti solar bukan hanya digunakan pada kendaraan-kendaraan angkutan darat yang sudah tidak asing lagi dengan sebutan irek (irit dan ekonomis) yang mengakibatkan kelangkaan minyak tanah untuk keperluan keluarga.
Melonjaknya harga BBM (Bahan Bakar Minyak) Nelayan Karang Song Kabupaten Indramayu banyak menggunakan Minyak tanah untuk melaut seperti yang diungkapkan Nardi salah seorang nelayan karang song Kabupaten Indramayu saat ditemui Pelita yang sedang menambatkan perahunya Selasa (28/5) bahwa sebenarnya kami menggunakan minyak tanah dicampur oli untuk mesin disel sebagai pengganti solar sudah lama semenjak banyaknya kendaraan-kendaraan yang menggunakan solar diganti dengan irek (irit dan ekonomis) yaitu minyak tanah dicampur oli.
Mengapa menggunakan minyak tanah karena harga minyak tanah harganya lebih murah dibandingkan dengan solar hampir sete-ngahnya, untuk mendapatkan minyak tanah saya dapatkan dari agen, cuman mas minyak tanah juga sekarang sangat sulit mendapatkannya, kalau bisa sih minyak tanah ini jangan sampai ditarik dari peredaran karena kalau minyak tanah tidak ada.
Sedangkan harga solar mahal kalau kita memakai solar dengan hasil tangkapan tidak sesuai dengan oprasional. Ini kan saya membeli minyak tanah ngutang dulu setelah kembali dari laut baru saya bayar, sembako untuk melaut juga saya ngutang dulu. Nardi juga menambahkan bahwa ini sebetulnya sungguh ironis, mengapa di Kabupaten Indramayu merupakan lokasi kilang minyak akan tetapi kenyataannya susah mendapatkan minyak tanah. (ck-007)
|