Edisi Kamis , 09 September 2010  
 Topik
Assalamualaikum
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Hallo Bogor
Derap TNI-Polri
Otonomi Daerah
 Rubrik Khusus
Pelita Hati
Hiburan
Pariwisata
Kesehatan
Budaya
Parlementaria
Lemb Anak Indonesia
Otonomi Daerah
Pemahaman Keagamaan
Lingkaran Hidup
Forum Mahasiswa
Swadaya Mandiri
Forum Berbangsa dan Bernegara
Dunia Tasawuf
  Kurs Valuta Asing
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
  Rumah sakit
Ketinggian Air Manggarai Normal dan Katulampa Meningkat
[Metropolitan]

Ketinggian Air Manggarai Normal dan Katulampa Meningkat

Jakarta, Pelita
Hingga kini menurut keterangan ketinggian air meningkat di Pintu Air Katulampa, Bogor dan Ciliwung Depok, sedangkan ketinggian air di Pintu Air Manggarai masih tetap berada di bawah batas ambang normal.
Tinggi air saat ini di Pintu Air Katulampa adalah 100 centimeter dan di Depok 160 centimeter. Sedangkan di Pintu Air Manggarai ketinggiannya adalah 710 centimeter, kata petugas Posko Banjir Jakarta Selatan, Ramli, kepada wartawan, kemarin.
Menurut dia, ambang batas normal di Pintu Air Katulampa setinggi 80 centimeter di Pintu Air Ciliwung Depok sekitar 150 centimeter dan di Pintu Air Manggarai mencapai 750 centimeter.
Hal itu berarti ketinggian air di Katulampa dan Depok berada di tahap siaga karena melewati ambang batas normal sedangkan di Pintu Air Manggarai masih berada di bawah ambang batas normal.
Sebelumnya pada Jumat (4/1) lalu sekitar pukul 21.00 WIB ketinggian air di Pintu Air Katulampa sekitar 70 centimeter di Pintu Air Ciliwung Depok mencapai 145 centimeter dan Pintu Air Manggarai mencapai 720 centimeter.
Akibat hujan deras yang turun pada awal tahun 2008 lalu Pintu Air Manggarai sendiri pernah mencapai puncaknya di ketinggian 830 centimeter, pada Rabu (2/1) lalu yang menyebabkan daerah bantaran Kali Ciliwung seperti di Kampung Melayu dan Cawang terendam banjir hingga setinggi 200 centimeter.
Berdasarkan keterangan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya pada Jum\'at (4/1) lalu sejumlah kawasan masih tergenang air sehingga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas antara lain di Jalan Ciputat Raya yang diperkirakan terdapat kemacetan sepanjang satu kilometer.
Sementara itu warga di berbagai daerah yang sempat menderita banjir yang cukup parah seperti di Kampung Melayu, Bukit Duri, dan Cawang, telah mulai membersihkan kembali tempat tinggalnya dari bekas lumpur dan sampah yang terbawa genangan air.
Sedangkan menurut catatan Crisis Center Satkorlak DKI Jakarta jumlah pengungsi banjir di ibukota yang terpantau adalah 1.254 orang di 78 titik tempat pengungsian yang tersebar di Jakarta. Hal itu menurun karena pada Kamis (3/1) lalu jumlah pengungsi yang tercatat sebanyak 1.724 orang.(naz)











 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Sebanyak 84 Saluran Air di Jaksel Dikebut Pembangunannya
Pedagang Barito Tolak Tempatnya Jualannya Digusur
Lahan Makam di Jakbar Tinggal 12 Hektar
Warga Rorotan Jakut Terima Bantuan Itik
Jalan Menuju Rumah Si Pitung dan Pantai Publik Amblas
 
  Berita Lainnya
Sebanyak 84 Saluran Air di Jaksel Dikebut Pembangunannya
Pedagang Barito Tolak Tempatnya Jualannya Digusur
Lahan Makam di Jakbar Tinggal 12 Hektar
Warga Rorotan Jakut Terima Bantuan Itik
Jalan Menuju Rumah Si Pitung dan Pantai Publik Amblas
 


Copyright Pelita 2007©