|
[Metropolitan] Ketinggian Air Manggarai Normal dan Katulampa Meningkat
Jakarta, Pelita
Hingga kini menurut keterangan ketinggian air meningkat di Pintu Air Katulampa, Bogor dan Ciliwung Depok, sedangkan ketinggian air di Pintu Air Manggarai masih tetap berada di bawah batas ambang normal.
Tinggi air saat ini di Pintu Air Katulampa adalah 100 centimeter dan di Depok 160 centimeter. Sedangkan di Pintu Air Manggarai ketinggiannya adalah 710 centimeter, kata petugas Posko Banjir Jakarta Selatan, Ramli, kepada wartawan, kemarin.
Menurut dia, ambang batas normal di Pintu Air Katulampa setinggi 80 centimeter di Pintu Air Ciliwung Depok sekitar 150 centimeter dan di Pintu Air Manggarai mencapai 750 centimeter.
Hal itu berarti ketinggian air di Katulampa dan Depok berada di tahap siaga karena melewati ambang batas normal sedangkan di Pintu Air Manggarai masih berada di bawah ambang batas normal.
Sebelumnya pada Jumat (4/1) lalu sekitar pukul 21.00 WIB ketinggian air di Pintu Air Katulampa sekitar 70 centimeter di Pintu Air Ciliwung Depok mencapai 145 centimeter dan Pintu Air Manggarai mencapai 720 centimeter.
Akibat hujan deras yang turun pada awal tahun 2008 lalu Pintu Air Manggarai sendiri pernah mencapai puncaknya di ketinggian 830 centimeter, pada Rabu (2/1) lalu yang menyebabkan daerah bantaran Kali Ciliwung seperti di Kampung Melayu dan Cawang terendam banjir hingga setinggi 200 centimeter.
Berdasarkan keterangan Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya pada Jum\'at (4/1) lalu sejumlah kawasan masih tergenang air sehingga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas antara lain di Jalan Ciputat Raya yang diperkirakan terdapat kemacetan sepanjang satu kilometer.
Sementara itu warga di berbagai daerah yang sempat menderita banjir yang cukup parah seperti di Kampung Melayu, Bukit Duri, dan Cawang, telah mulai membersihkan kembali tempat tinggalnya dari bekas lumpur dan sampah yang terbawa genangan air.
Sedangkan menurut catatan Crisis Center Satkorlak DKI Jakarta jumlah pengungsi banjir di ibukota yang terpantau adalah 1.254 orang di 78 titik tempat pengungsian yang tersebar di Jakarta. Hal itu menurun karena pada Kamis (3/1) lalu jumlah pengungsi yang tercatat sebanyak 1.724 orang.(naz)
|